Sudahkah Kita Berbekal?


Nyawa adalah sebuah anugerah  terbesar dari Allah S.W.T yang diterima oleh setiap mahluk, karena dengan nyawalah setiap mahluk bisa menjalani kehidupan di muka bumi ini.  Berbeda dengan mahluk lainnya, anugerah besar ini juga merupakan sebuah tanggung jawab yang  besar pula bagi mahluk yang bernama manusia, karena ada hitungan akhir ( hisab ) bagi manusia selepas kehidupan di alam dunia ini, dan yakinlah bahwasanya setiap mahluk bernyawa sudah divonis mati oleh Allah S.W.T, hanya masalah when ( kapan ) ? where ( dimana ) ? 
dan how ( bagaimana )....?

"Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu." (QS.Ali Imran:185) 

“ Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. ” ( Q.S. Adz Dzariyaat : 56 )

Saudaraku yang dirahmati Allah….

Sebagai muslim bukan masalah kapan atau dimana kita mati, jauh diatas itu semua yang terpenting adalah bagaimana kita mati dan mau kemana kita setelah mati, apakah kita mau mati dalam keadaan baik ( husnul khatimah ) atau dalam keadaan buruk ( Su’ul khotimah ) ??  dan apakah setelah kita mati  kita mau masuk keridhaan Allah ( Syurga ) atau mungkin kita ingin masuk kedalam kehinaan ( neraka ) ??  tentulah kita semua ingin mati dalam keadaan baik dan masuk kedalam surga,  karena bahkan seorang preman yang memiliki banyak tattoo sekalipun tidak pernah akan  bercita – cita untuk mau masuk neraka. Oleh karena itulah yang terpenting bukan berapa lama engkau hidup, melainkan berapa lama hidupmu bermanfaat…..

Harta, tahta , suami atau istri tercinta bukanlah peninggalan yang akan menolong kita kelak, melainkan amal sholeh kita lah yang akan setia mendampingi dan mengiringi kita menuju keridhaan-Nya....

Saudaraku……..
Hidup ini hanya amanah, kita tidak memilikinya, kita hanya diperkenankan sejenak menjalaninya......

Wahai Saudaraku dan juga engkau diriku………
Sebelum hidup ini berakhir…
maksimalkanlah berbekal dengan ibadah, maksimalkanlah berbekal dengan bersedekah agar kelak tak ada penyesalan yang terlambat karena sudah takada lagi kesempatan hidup…..

“ Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian) ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?" Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. ( Q.S. AL MUNAAFIQUUN [63] : 10-11 )

Wallahu ta'ala a'lam..selamat berbekal..
0 Komentar untuk "Sudahkah Kita Berbekal?"

 
Copyright © 2005 Tazkirah - All Rights Reserved
Template By. Catatan Info